Headlines News :
Home » » Siswa Yang Ikut Tawuran Akan Dididik di Sekolah Polisi Masih didata jumlah siswa yang pernah terlibat tawuran.

Siswa Yang Ikut Tawuran Akan Dididik di Sekolah Polisi Masih didata jumlah siswa yang pernah terlibat tawuran.

Written By JMI Media Online on Minggu, 28 Oktober 2012 | 23.38

Senin, 22 Oktober 2012, 14:00 Eko Priliawito, Siti Ruqoyah 



              Kombes Rikwanto menunjukan barang bukti tawuran (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Kepolisian Daerah Metro Jaya, masih berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga sekolah, untuk membahas permasalahan tawuran antar pelajar.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, menjelaskan, hari ini seluruh instansi terkait akan melakukan rapat di Ditjen SMA Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Rencananya, bila ada siswa yang terlibat aksi tawuran akan dikirim ke tempat pendidikan polisi di SPN Lido, Sukabumi, Jawa Barat. Hasil rapat akan menetapkan mengenai pelaksanaan pendidikan disiplin untuk pelajar yang terlibat tawuran.

"Awal bulan mudah-mudahan sudah bisa dilaksanakan pelatihan di SPN Lido. Rapat ini yang akan tentukan, supaya tidak bertabrakan dengan ujian sekolah," kata Rikwanto, Senin, 22 Oktober 2012.

Ditambahkan Rikwanto, Kementerian Pendidikan memang memiliki anggarannya untuk melakukan kegiatan yang mendidik kedisiplinan siswa yang bermasalah. Mereka bekerjasama dengan polisi untuk dididik di Polda Metro Jaya.

Sementara untuk jumlahnya, kata Rikwanto masih didata. Tetapi yang masih menjadi prioritas adalah siswa yang kedapatan akan melakukan tawuran seperti SMK Bhakti 1, Jakarta Timur dan beberapa sekolah lainnya.

"Data-data itu akan digabungkan, nanti akan lihat mana yang diprioritaskan. Kelas berapa saja yang akan diikutsertakan," jelas Rikwanto.

Sementara itu, program yang akan dilakukan nanti akan ditentukan. Tidak semua program akan diikuti siswa. Akan ditentukan berdasarkan kesepakatan dari sekolah dan instruktur.

"Nanti akan dimasukan yang mana yang boleh dan tidak. Ada standarnya di situ," kata dia. (eh)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. Koran Jurnal Media Indonesia - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template