Penulis :
Kurnia Sari Aziza | Senin, 22 Oktober 2012 | 11:54 WIB
KOMPAS/LASTI
KURNIA Gubernur DKI Jakarta Joko Wibowo atau yang akrab dipanggil Jokowi datang
ke Rumah Susun Marunda, Jakarta, Kamis (18/10/2012). Pada kunjungan kerja
tersebut, Jokowi melihat kondisi rumah susun yang sejak selesai tahun dibangun
pada 2007, dari 26 blok, baru 16 blok yang terisi.
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo akan membahas Kebijakan Umum Anggaran Perhitungan Plafon Anggaran
Sementara (KUA PPAS) dalam sidang pimpinan DPRD. Ini merupakan sidang pertama
Jokowi bersama DPRD sejak ia dilantik menjadi Gubernur DKI.
"Sudah
rampung, itu tadi malam saya selesaikan sampai jam setengah dua. Siang sampai
sore kita ke lapangan, malamnya kita kebut buat revisi KUA PPAS, RAPBD. Banyak
kerjaan saya, hahaha," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin
(22/10/2012).
Terkait
penyusunan RAPBD 2013 tersebut, Jokowi menyatakan belum membahasnya bersama
Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Ia dan Basuki akan memeriksa langsung
KUA PPAS APBD DKI Jakarta tahun 2013 tersebut. "Belum, baru sampai KUA
PPAS. Sekitar Rp 40-an triliun lebih sedikit, baru saya garap terus
siang-malam," kata Jokowi.
Perbaikan
KUA PPAS APBD DKI 2013 ini diharapkan dapat menampung seluruh aspirasi
masyarakat Jakarta. Perbaikan itu diharapkan juga memuat hasil pantauan langsung
Jokowi ke lapangan serta sesuai dengan visi dan misi program kerjanya.
Jokowi dan
Basuki hanya memiliki waktu 2,5 bulan untuk menyelesaikan penggunaan anggaran
daerah dalam APBD DKI 2012. "Makanya, kami bertemu di sini dengan para
pimpinan SKPD untuk melihat APBD 2012 berapa. Saya tanyakan kepada semua SKPD,
mana anggaran yang bisa digunakan untuk melakukan perubahan dan yang bisa kita
kerjakan untuk mempercepat terjadinya perubahan," ujarnya.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !